

Medan — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali mencatatkan langkah strategis di kancah internasional melalui suksesnya penyelenggaraan 8th International Seminar of Islamic Studies (INSIS) 2026. Kegiatan bergengsi ini dilaksanakan dalam rentang waktu 22 Maret hingga 1 April 2026.
Mengusung semangat kolaborasi global, INSIS 2026 tidak hanya digelar secara daring, tetapi juga secara luring di Istanbul Sabahattin Zaim University (IZU), Turki. Pelaksanaan di luar negeri ini menjadi bukti nyata keseriusan FAI UMSU dalam membangun jejaring akademik internasional sekaligus memperluas kontribusi keilmuan di tingkat global.
Menariknya, rangkaian kegiatan ini juga dirangkai dengan program ibadah umrah di Arab Saudi, yang memberikan pengalaman spiritual sekaligus akademik bagi para peserta. Perpaduan antara forum ilmiah dan perjalanan religi ini menjadikan INSIS 2026 memiliki nilai lebih dibandingkan konferensi pada umumnya.
Sejumlah dosen FAI UMSU turut hadir langsung di Turki sebagai bagian dari partisipasi aktif dalam konferensi internasional tersebut. Kehadiran mereka memperkuat peran FAI UMSU sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga berkiprah secara global dalam pengembangan studi Islam dan ilmu sosial.
Dekan FAI UMSU, Dr. Zailani, M.A., menegaskan bahwa INSIS 2026 merupakan bagian dari langkah strategis menuju kampus berstandar internasional. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkuat kualitas akademik, memperluas jejaring global, serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat dunia.
Dengan terselenggaranya INSIS 2026, FAI UMSU kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik lahirnya kolaborasi internasional yang berkelanjutan serta kontribusi nyata dalam menjawab tantangan dunia modern.
