
Kajian Peradaban Islam FAI UMSU: Membaca Arah Peradaban Islam dalam Instabilitas Kontemporer
Medan, 27 Januari 2026 — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar kegiatan ilmiah bertajuk “Kajian Peradaban Islam: Membaca Arah Peradaban Islam dalam Instabilitas Kontemporer” pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik bagi para dosen untuk menelaah dinamika peradaban Islam di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FAI UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zailani, M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kajian tersebut sebagai bagian dari penguatan tradisi akademik di lingkungan FAI. Dekan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam merespons isu-isu peradaban, terutama dalam situasi dunia yang ditandai dengan instabilitas sosial, politik, moral, dan budaya.

“Kajian seperti ini penting untuk menjaga daya kritis dan peran intelektual dosen dalam membaca realitas umat serta arah peradaban Islam ke depan,” ungkap beliau.
Kajian inti disampaikan oleh Prof. Hasan Asari, M.A., Guru Besar UIN Sumatera Utara Medan, yang dikenal luas sebagai akademisi dan pemikir dalam bidang sejarah dan peradaban Islam. Dalam paparannya, Prof. Hasan menyoroti bahwa instabilitas kontemporer tidak hanya berdampak pada tatanan politik dan ekonomi, tetapi juga mengguncang fondasi nilai, identitas, dan arah peradaban umat Islam.
Beliau mengajak peserta melihat peradaban Islam bukan sekadar warisan sejarah, tetapi sebagai proyek peradaban yang terus bergerak, yang menuntut pembaruan pemikiran, penguatan moral, serta integrasi ilmu dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan modern.
Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Abd. Rahman, M.Pd. sebagai moderator yang mengarahkan jalannya diskusi secara dinamis. Acara turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, yakni Wakil Dekan I FAI UMSU, Dr. Rizka Harfiani, M.Psi. dan Wakil Dekan III FAI UMSU, Dr. Muhammad Ruslan, M.Pd., yang menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan atmosfer akademik di lingkungan fakultas.
Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Puluhan dosen senior FAI UMSU yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dengan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari tantangan pendidikan Islam, krisis moral generasi, hingga posisi umat Islam dalam percaturan global. Diskusi berlangsung interaktif dan reflektif, memperlihatkan kuatnya kultur akademik di lingkungan FAI UMSU.
FAI UMSU juga merencanakan bahwa kajian peradaban Islam ini akan dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari forum ilmiah dosen. Program ini berada di bawah koordinasi Wakil Dekan III FAI UMSU sebagai bagian dari penguatan bidang kemahasiswaan, keilmuan, dan pengembangan atmosfer akademik. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan dalam melahirkan pemikiran-pemikiran strategis serta memperkuat peran akademisi dalam membangun peradaban Islam yang berkemajuan, responsif terhadap zaman, dan tetap berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.
