


Angkat tema “Membangun Bisnis Pendidikan yang Berdaya Saing”, seminar menjadi ruang pembelajaran lintas negara untuk memperkuat jiwa kewirausahaan dan inovasi bisnis pendidikan.
MEDAN — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan Internasional bertema “Membangun Bisnis Pendidikan yang Berdaya Saing: Inspirasi Sukses Pengusaha Tadika Malaysia” pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertepatan dengan 28 Rabiul Akhir 1448 H. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Aula FAI UMSU ini menghadirkan Puan Hj. Siti Ruzita Binti Ramli, Founder Al Fikh Orchard Malaysia, sebagai figur inspiratif dari dunia kewirausahaan pendidikan internasional, serta melibatkan sebanyak 102 peserta.
Seminar ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan akademik mahasiswa dan sivitas akademika mengenai pengembangan bisnis pendidikan yang inovatif, profesional, dan mampu beradaptasi dengan persaingan global. Melalui pengalaman praktis pelaku usaha pendidikan dari Malaysia, peserta memperoleh ruang pembelajaran untuk memahami pentingnya visi kewirausahaan, kualitas layanan, kreativitas, serta pengelolaan lembaga pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Menghadirkan Perspektif Internasional dalam Kewirausahaan Pendidikan
Kehadiran Puan Hj. Siti Ruzita Binti Ramli, Founder Al Fikh Orchard Malaysia, memberikan dimensi internasional dalam pembahasan kewirausahaan pendidikan. Pengalaman pendiri lembaga pendidikan anak usia dini tersebut menjadi konteks pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa untuk mengenali peluang usaha di sektor pendidikan sekaligus memahami tantangan dalam membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan yang berdaya saing.
Tema seminar menegaskan bahwa bisnis pendidikan tidak cukup hanya bertumpu pada semangat mendirikan lembaga. Pengelolaannya juga memerlukan perencanaan yang matang, tata kelola yang baik, inovasi layanan, penguatan kepercayaan masyarakat, serta kemampuan membaca kebutuhan peserta didik dan perkembangan lingkungan pendidikan.
Dalam konteks tersebut, pengalaman kewirausahaan pendidikan dari Malaysia diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta mengenai praktik pengelolaan lembaga pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini, sekaligus membuka cakrawala tentang peluang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan lintas negara.
Memperkuat Peran FAI UMSU dalam Menyiapkan Generasi Berjiwa Wirausaha
Seminar ini menghadirkan unsur pimpinan FAI UMSU, yakni Assoc. Prof. Dr. Zailani, M.A. selaku Dekan FAI UMSU; Assoc. Prof. Dr. Rizka Harfiani, M.Psi. selaku Wakil Dekan I; Dr. Muhammad Ruslan, M.Pd. selaku Wakil Dekan III; serta Dr. Oktrigana Wirian, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Keterlibatan unsur pimpinan fakultas dan program studi mencerminkan relevansi kewirausahaan dalam pengembangan pendidikan tinggi, terutama dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu membaca peluang, mengembangkan gagasan, dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Bagi mahasiswa PIAUD, pembahasan kewirausahaan pendidikan memiliki keterkaitan langsung dengan peluang pengembangan layanan pendidikan anak usia dini, pengelolaan satuan pendidikan, serta inovasi pembelajaran. Sementara itu, bagi peserta dari bidang keilmuan lainnya, seminar ini dapat memperluas pemahaman bahwa kompetensi kewirausahaan dapat dikembangkan dalam berbagai sektor yang berorientasi pada pelayanan dan kemaslahatan masyarakat.
Sebanyak 102 Peserta, Ruang Bertumbuh bagi Gagasan dan Kolaborasi
Keterlibatan 102 peserta menjadi bagian penting dari penyelenggaraan seminar ini. Jumlah tersebut menunjukkan jangkauan partisipasi dalam forum pembelajaran yang mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman kewirausahaan pendidikan internasional.
Melalui forum ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan pola pikir kewirausahaan yang lebih terarah: mengenali peluang, memahami kebutuhan pasar pendidikan, merancang layanan yang berkualitas, membangun kepercayaan pengguna layanan, serta menempatkan inovasi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
Lebih dari sekadar mengenalkan praktik bisnis, seminar ini juga membawa pesan bahwa pengembangan usaha di bidang pendidikan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap mutu layanan, pembentukan karakter, dan kebermanfaatan sosial. Keberhasilan bisnis pendidikan idealnya tidak hanya diukur melalui pertumbuhan usaha, tetapi juga melalui kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Dari Ruang Akademik Menuju Daya Saing Global
Penyelenggaraan Seminar Kewirausahaan Internasional sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin kontekstual, terbuka terhadap pengalaman internasional, dan relevan dengan tantangan dunia kerja. Interaksi antara lingkungan akademik dan praktisi menjadi salah satu cara untuk memperkaya proses pembelajaran agar mahasiswa dapat menghubungkan teori dengan dinamika nyata di lapangan.
Bagi FAI UMSU, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat orientasi internasional dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Pertukaran pengalaman dari Malaysia memperluas referensi peserta mengenai praktik kewirausahaan pendidikan di negara lain, sekaligus mendorong tumbuhnya keberanian untuk mengembangkan ide dan inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Seminar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga memiliki kesiapan menjadi pencipta peluang, pengembang lembaga pendidikan, dan pelaku usaha yang berintegritas. Dengan fondasi keilmuan, kreativitas, serta semangat berkemajuan, lulusan perguruan tinggi dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan kompetitif.
FAI UMSU Mendorong Pendidikan Berkemajuan dan Mendunia
Seminar Kewirausahaan Internasional ini menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan praktisi internasional dalam memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, serta menumbuhkan budaya inovasi. Melalui kegiatan akademik yang menghubungkan pengalaman lintas negara dengan kebutuhan lokal, FAI UMSU terus mendorong mahasiswa untuk memandang pendidikan sebagai bidang pengabdian sekaligus ruang pengembangan kewirausahaan yang strategis.
Dengan semangat tersebut, FAI UMSU diharapkan semakin mampu melahirkan lulusan yang unggul dalam keilmuan, adaptif terhadap perubahan, berintegritas dalam berkarya, dan siap berkontribusi pada pengembangan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
Maju bersama UMSU. Melejit bersama UMSU.
FAI UMSU — Unggul, Berkemajuan, dan Mendunia.
