
Related Posts
Medan, 29 April 2026 — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) Nias dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di ruang diskusi FAI UMSU, Rabu (29/4/2026) atau bertepatan dengan 10 Dzulqa’dah 1447 Hijriah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara FAI UMSU dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Acara pelepasan dan pembekalan secara langsung dihadiri serta dipimpin oleh jajaran pimpinan fakultas, yakni Dekan FAI UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zailani, MA, Wakil Dekan I Assoc. Prof. Dr. Rizka Harfiani, M.Psi, serta Wakil Dekan III Dr. Muhammad Ruslan, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dekan FAI UMSU menegaskan bahwa KKN 3T bukan sekadar program akademik, melainkan wadah pembentukan karakter, penguatan nilai keislaman, serta implementasi nyata dari tridarma perguruan tinggi.
“Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Program KKN 3T Nias ini dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, mulai 30 April hingga 30 Agustus 2026, dengan fokus pada penguatan literasi keagamaan, pendidikan masyarakat, serta pengembangan sosial berbasis komunitas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan, membangun komunikasi efektif dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan.
Kolaborasi dengan LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menjadi nilai tambah strategis, mengingat pengalaman dan jaringan dakwah yang luas dalam menjangkau komunitas-komunitas di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan pelepasan ini, FAI UMSU kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kapasitas dakwah yang kuat di tengah masyarakat.
