
Medan – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bertaraf internasional melalui kegiatan Praktisi Mengajar Internasional yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan akademik ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika Prodi PIAUD FAI UMSU.
Kegiatan internasional tersebut menghadirkan narasumber utama dari Malaysia, yakni Nor Hasliza binti Mohd Sukon dari Tadika Bestari Impian, Penang–Malaysia, yang membawakan materi terkait kurikulum, sistem pembelajaran, dan pengembangan pendidikan prasekolah di Malaysia. Melalui pemaparan yang interaktif dan inspiratif, peserta memperoleh wawasan baru mengenai implementasi pendidikan anak usia dini berbasis internasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ketua Program Studi PIAUD FAI UMSU, Dr. Oktrigana Wirian, M.Pd, serta turut didampingi oleh dosen mata kuliah Pengelolaan dan Pengembangan Kegiatan Anak di RA/PAUD, Dr. Juli Maini Sitepu, M.A. Kehadiran para akademisi tersebut memperkuat suasana ilmiah sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Prodi PIAUD dalam membangun kolaborasi pendidikan lintas negara.
Dalam sambutannya, Dr. Oktrigana Wirian, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Praktisi Mengajar Internasional merupakan langkah strategis Prodi PIAUD FAI UMSU dalam memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik pendidikan anak usia dini di tingkat global. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya perlu memahami teori pembelajaran, tetapi juga harus mampu melihat langsung bagaimana sistem pendidikan internasional diterapkan secara nyata di lembaga pendidikan anak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki perspektif global, mampu memahami perkembangan kurikulum internasional, serta dapat mengambil nilai-nilai positif untuk diterapkan dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia,” ungkapnya.
Pada sesi pemaparan materi, Nor Hasliza binti Mohd Sukon menjelaskan berbagai aspek penting dalam sistem pendidikan prasekolah Malaysia, mulai dari struktur kurikulum, pendekatan pembelajaran berbasis perkembangan anak, integrasi nilai karakter, hingga penggunaan teknologi dalam proses pendidikan anak usia dini. Peserta juga diperkenalkan pada transformasi Kurikulum Prasekolah Malaysia tahun 2026 yang menitikberatkan pada penguatan literasi digital, kreativitas, komunikasi, serta pembentukan insan seimbang dan inovatif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif antara mahasiswa dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai metode pembelajaran, manajemen kelas anak usia dini, hingga pengembangan kurikulum PIAUD yang relevan dengan tantangan era globalisasi.
Melalui program ini, Prodi PIAUD FAI UMSU terus mempertegas posisinya sebagai program studi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi internasional dalam mencetak calon pendidik anak usia dini yang profesional dan berdaya saing global. Kegiatan Praktisi Mengajar Internasional juga menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik antara FAI UMSU dengan institusi pendidikan luar negeri dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi berbasis kolaborasi global.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PIAUD FAI UMSU semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi akademik, profesionalisme, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia pendidikan anak usia dini di tingkat internasional.
