
Medan, 3 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), melalui keberhasilan mereka dalam merekam tiga active region Matahari dalam kegiatan observasi ilmiah di Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 12 Jumadilawal 1447 H ini menjadi bukti nyata penguatan pembelajaran berbasis riset dan praktik langsung yang terus dikembangkan di lingkungan akademik UMSU. Dua mahasiswa semester III terlibat aktif dalam observasi yang dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan menggunakan teleskop William Optic GT102 yang terintegrasi dengan kamera Nikon D7100.
Meski kondisi langit sempat diwarnai awan tipis yang melintas, proses pengamatan tetap berjalan optimal. Dengan ketelitian dan keterampilan teknis yang mumpuni, tim observasi berhasil mengidentifikasi dan merekam tiga wilayah aktif Matahari, yakni AR 4272, AR 4273, dan AR 4267—area yang dikenal memiliki aktivitas magnetik tinggi di permukaan Matahari.
Temuan ini memiliki signifikansi ilmiah yang penting, mengingat active region merupakan indikator utama dinamika aktivitas Matahari yang berpotensi memicu fenomena cuaca antariksa, seperti badai Matahari (solar storm). Dampaknya tidak hanya terbatas pada kajian astronomi, tetapi juga berimplikasi pada sistem satelit, komunikasi radio, hingga jaringan kelistrikan di Bumi.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi dalam melakukan observasi dan analisis data astronomi secara langsung,” ujar salah satu pembimbing kegiatan.
Selain menghasilkan data ilmiah, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi mahasiswa dalam mengoperasikan instrumen astronomi, memahami teknik solar tracking, serta menganalisis hasil pengamatan dengan pendekatan ilmiah yang sistematis.
Atmosfer akademik yang terbentuk dalam kegiatan ini mencerminkan transformasi pendidikan tinggi yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Prodi Ilmu Falak UMSU terus mendorong lahirnya generasi ilmuwan muda yang adaptif, kritis, dan berdaya saing global.
Dengan capaian ini, UMSU semakin memperkuat eksistensinya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu falak di Indonesia yang berorientasi pada riset dan inovasi, serta berpotensi menjadi rujukan akademik di tingkat Asia dalam kajian astronomi Islam.
