


Mahasiswa Diterjunkan ke Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir sebagai Duta Akademik, Dakwah, dan Internasionalisasi UMSU
MEDAN – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi dalam agenda internasionalisasi pendidikan tinggi dengan melepas 126 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKNI) untuk melaksanakan pengabdian dan kolaborasi akademik di empat negara, yakni Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir. Pelepasan mahasiswa berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026 M bertepatan dengan 12 Safar 1448 H, di Auditorium Fakultas Agama Islam UMSU, Jalan Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan.
Prosesi pelepasan dilakukan oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai semakin kuatnya komitmen FAI UMSU dalam membangun jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman belajar lintas negara bagi mahasiswa.
Komitmen FAI UMSU Mendorong Internasionalisasi Pendidikan Islam
Program Kuliah Kerja Nyata Internasional merupakan salah satu implementasi nyata visi UMSU dan Fakultas Agama Islam dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berkemajuan, dan mendunia. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi duta akademik yang membawa nilai-nilai Islam berkemajuan serta memperkenalkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia di tingkat internasional.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A. menyampaikan apresiasi atas capaian Fakultas Agama Islam UMSU yang secara konsisten memperluas jaringan kerja sama internasional melalui berbagai program akademik, termasuk Kuliah Kerja Nyata Internasional.
Menurutnya, kesempatan belajar dan mengabdi di luar negeri merupakan pengalaman akademik yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selain memperluas wawasan global, program tersebut juga menjadi sarana membangun karakter kepemimpinan, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia internasional.
Empat Negara Tujuan, Satu Semangat Pengabdian dan Kolaborasi
Sebanyak 126 mahasiswa FAI UMSU akan ditempatkan di berbagai institusi pendidikan, lembaga sosial, dan mitra strategis di Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir. Keempat negara tersebut dipilih karena memiliki hubungan akademik yang erat dengan UMSU sekaligus menjadi pusat perkembangan pendidikan Islam yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas pengabdian masyarakat, pendidikan, dakwah, penguatan literasi keislaman, pertukaran budaya, hingga kolaborasi akademik bersama institusi mitra di negara tujuan. Program ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang memiliki wawasan internasional, kemampuan adaptasi yang tinggi, serta kepedulian sosial yang kuat, sejalan dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi karakter utama lulusan FAI UMSU.
Membangun Generasi Muslim Berdaya Saing Global
Pelepasan mahasiswa KKN Internasional bukan sekadar seremoni keberangkatan, tetapi menjadi simbol transformasi pendidikan tinggi Islam menuju penguatan peran global. FAI UMSU terus menunjukkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, melainkan juga melalui pengalaman nyata di tengah masyarakat internasional.
Melalui interaksi dengan berbagai budaya, sistem pendidikan, dan masyarakat lintas negara, mahasiswa diharapkan mampu memperkaya perspektif keilmuan, mengembangkan kemampuan berpikir global, sekaligus menjadi representasi nilai-nilai Islam yang moderat, inklusif, dan berkemajuan. Program ini juga mempertegas posisi FAI UMSU sebagai salah satu fakultas yang aktif mendorong internasionalisasi pendidikan melalui berbagai program strategis, mulai dari student mobility, visiting lecturer, penelitian kolaboratif internasional, hingga Kuliah Kerja Nyata Internasional.
FAI UMSU Perkuat Reputasi Internasional
Keberangkatan 126 mahasiswa ke empat negara sekaligus menjadi bukti nyata bahwa FAI UMSU terus memperkuat reputasinya sebagai fakultas yang mampu menghadirkan pendidikan berstandar internasional. Dukungan penuh pimpinan universitas terhadap program ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap dinamika global.
Melalui program KKN Internasional, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi agen perubahan di masyarakat, tetapi juga menjadi duta UMSU yang membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian di tingkat internasional. Dengan semakin luasnya jejaring kerja sama global, FAI UMSU optimistis dapat terus melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, memiliki pengalaman internasional, berkarakter Islami, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global.
