


Perkuat Reputasi Global, FAI UMSU Buktikan Komitmen Melahirkan Lulusan Berdaya Saing Internasional
MEDAN – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menegaskan eksistensinya sebagai fakultas yang berorientasi global melalui keikutsertaan dalam Program Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKNI) Tahun 2026. Sebanyak 128 mahasiswa FAI UMSU resmi diberangkatkan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di empat negara, yaitu Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir. Pelepasan dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026 M bertepatan dengan 12 Safar 1448 H, dan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan UMSU, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A.
Program internasional ini menjadi bukti nyata bahwa FAI UMSU terus memperluas kiprah dan pengaruhnya di tingkat global. Tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang akademik dan keislaman, FAI UMSU juga konsisten menghadirkan berbagai program internasional yang membekali mahasiswa dengan pengalaman lintas negara, penguatan kompetensi global, serta kemampuan beradaptasi dalam masyarakat multikultural.
FAI UMSU Mantapkan Langkah Menuju Fakultas Berkelas Dunia
Keberangkatan 128 mahasiswa ke empat negara menunjukkan bahwa internasionalisasi bukan lagi sekadar visi, tetapi telah menjadi budaya akademik di Fakultas Agama Islam UMSU. Melalui jaringan kerja sama yang terus berkembang dengan berbagai institusi di Asia dan Timur Tengah, FAI UMSU membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk belajar, mengabdi, serta membangun kolaborasi akademik di tingkat internasional.
Program Kuliah Kerja Nyata Internasional menjadi salah satu implementasi nyata dari komitmen fakultas dalam mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap dinamika global. Mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi duta akademik dan duta budaya yang membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di forum internasional.
Membangun Lulusan Global Berlandaskan Nilai-Nilai Islam Berkemajuan
Selama menjalankan program di Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dakwah, penguatan literasi keislaman, hingga kolaborasi dengan institusi mitra di negara tujuan.
Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kecakapan komunikasi internasional, kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang tinggi. Seluruh proses tersebut menjadi bagian dari strategi FAI UMSU dalam mencetak generasi muslim yang mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Dalam arahannya, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A. mengapresiasi langkah Fakultas Agama Islam UMSU yang terus memperluas jejaring internasional. Menurutnya, pengalaman belajar dan mengabdi di luar negeri merupakan modal penting dalam membentuk lulusan yang siap bersaing di tingkat dunia.
FAI UMSU Semakin Diperhitungkan di Kancah Internasional
Program KKN Internasional ini melengkapi berbagai capaian internasional yang telah diraih FAI UMSU melalui kerja sama akademik, mobilitas mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, publikasi internasional, seminar global, hingga pengabdian masyarakat lintas negara.
Konsistensi tersebut semakin mempertegas posisi Fakultas Agama Islam UMSU sebagai salah satu fakultas yang aktif membangun jejaring internasional, sekaligus menjadi representasi pendidikan Islam Indonesia yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat global.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi representasi terbaik UMSU, membawa nama baik Indonesia, serta memperkenalkan wajah Islam yang moderat, inklusif, dan berkemajuan kepada masyarakat dunia.
“FAI UMSU tidak hanya mencetak sarjana, tetapi melahirkan generasi muslim berkelas dunia yang siap mengabdi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi peradaban global.”
FAI UMSU Makin Mendunia, Perkuat Kiprah Akademik di Tingkat Internasional
Keikutsertaan 128 mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU) dalam Program Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKNI) 2026 menjadi bukti bahwa proses internasionalisasi yang selama ini dibangun oleh fakultas terus berkembang secara nyata. Program ini bukan sekadar mengirim mahasiswa ke luar negeri, melainkan menjadi bagian dari strategi besar FAI UMSU dalam membangun ekosistem pendidikan Islam berkelas dunia (world-class Islamic faculty) yang mampu berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pengabdian masyarakat, dan peradaban Islam global.
Dalam beberapa tahun terakhir, FAI UMSU secara konsisten memperluas jejaring akademik internasional melalui berbagai bentuk kolaborasi strategis, seperti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan luar negeri, penyelenggaraan konferensi internasional, program student mobility, visiting lecturer, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bereputasi internasional, hingga pengabdian masyarakat lintas negara.
Keberangkatan mahasiswa ke Malaysia, Thailand, Arab Saudi, dan Mesir semakin mempertegas bahwa FAI UMSU telah bertransformasi menjadi fakultas yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan dalam jejaring akademik internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.
Mengirim Mahasiswa, Membawa Nama Indonesia ke Dunia
Bagi FAI UMSU, mahasiswa yang mengikuti KKN Internasional bukan hanya peserta program akademik, tetapi juga duta intelektual, duta budaya, dan duta Muhammadiyah yang membawa identitas Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di hadapan masyarakat dunia. Mereka diharapkan mampu memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, inklusif, berkemajuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kemanusiaan universal.
Melalui interaksi langsung dengan masyarakat internasional, mahasiswa memperoleh pengalaman lintas budaya (cross-cultural experience) yang memperkaya wawasan global, meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, memperkuat kepemimpinan, sekaligus membangun jejaring profesional yang akan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja global.
FAI UMSU Menjadi Pusat Pendidikan Islam Berdaya Saing Global
Program KKN Internasional merupakan salah satu representasi dari visi besar FAI UMSU untuk menjadi pusat pendidikan Islam unggul yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing global. Seluruh program internasional yang dijalankan fakultas diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi internasional, kemampuan beradaptasi dalam lingkungan multikultural, serta siap menjadi pemimpin masa depan di tingkat nasional maupun global.
Kepercayaan berbagai institusi luar negeri untuk menerima mahasiswa FAI UMSU menjadi indikator bahwa kualitas akademik dan pembinaan karakter mahasiswa semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional. Hal ini memperkuat posisi FAI UMSU sebagai salah satu fakultas yang terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat global.
Mengukuhkan Reputasi FAI UMSU di Panggung Dunia
Keberhasilan mengirim ratusan mahasiswa ke empat negara sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan internasionalisasi FAI UMSU. Capaian ini melengkapi berbagai agenda global yang telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari kerja sama akademik dengan perguruan tinggi di Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Mesir, dan berbagai negara lainnya, hingga pelaksanaan riset bersama, seminar internasional, publikasi ilmiah, dan pertukaran dosen maupun mahasiswa.
Dengan semangat “Think Globally, Act Internationally, and Serve Humanity”, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara terus mengukuhkan diri sebagai fakultas yang mendunia, menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, peradaban Islam, serta pembangunan masyarakat global.
