
Medan, 10 April 2026 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan berstandar internasional melalui penyelenggaraan kegiatan Visiting Lecturer bertajuk “Professional Dedication in Nurturing The Whole Child”.
Kegiatan akademik ini dilaksanakan pada Jumat (10/4) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung FAI Lantai II UMSU, dan menghadirkan narasumber internasional serta jajaran pimpinan akademik sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam penguatan kapasitas keilmuan di bidang pendidikan anak usia dini.
Acara ini menghadirkan Rozsana Ramli, M.Ed dari Muhammadiyah Australia College sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam mendidik anak usia dini, yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup perkembangan emosional, sosial, spiritual, dan karakter.
“Pendidikan anak usia dini harus mampu membentuk manusia seutuhnya. Dedikasi profesional seorang pendidik menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada masa depan,” ujarnya di hadapan peserta.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Fakultas Agama Islam untuk internasionalisasi kampus, melalui kolaborasi lintas negara menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan pendidikan global. UMSU melalui FAI terus berupaya menghadirkan ruang-ruang akademik yang tidak hanya unggul secara nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen tersebut.
Senada dengan itu, Dekan FAI UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zailani, MA, menyampaikan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan Islam anak usia dini harus terus dilakukan melalui pertukaran gagasan dan praktik terbaik dari berbagai negara.
Sementara itu, Ketua Prodi PIAUD UMSU, Dr. Oktrigana Wirian, M.Pd, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan kontekstual.
Antusiasme peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif yang terjadi menunjukkan bahwa isu pengasuhan dan pendidikan anak usia dini menjadi perhatian bersama, terutama dalam menghadapi era digital dan globalisasi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PIAUD melalui FAI UMSU semakin mempertegas posisinya sebagai program studi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global. Upaya ini sejalan dengan visi universitas dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing internasional, serta memiliki integritas dalam dunia pendidikan.
