Medan, 29 Zulhijah 1447 H / 15 Juni 2026 M — Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diwujudkan melalui kegiatan akademik yang sarat makna oleh Program Studi Ilmu Falak Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU). Bertempat di Gedung Pascasarjana UMSU, Senin (15/06/2026), mahasiswa Ilmu Falak menggelar Orasi Ilmiah Muharam 1448 H dengan tema “Refleksi Muharam 1448 H dalam Bingkai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)”.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB tersebut menjadi wadah penguatan budaya akademik sekaligus ruang intelektual bagi mahasiswa untuk mengkaji berbagai isu strategis dalam bidang ilmu falak dan astronomi Islam. Forum ini terselenggara atas kolaborasi Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU bersama Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU, serta diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Falak.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Observatorium Ilmu Falak UMSU, Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU, Dr. (C) Muhammad Hidayat, M.Pd., serta dosen Program Studi Ilmu Falak, Yusnar, M.Si. Kehadiran para akademisi tersebut semakin memperkuat nuansa ilmiah dan semangat intelektual yang menjadi ruh utama kegiatan.
rasi Ilmiah Muharam 1448 H ini menghasilkan sejumlah capaian penting, di antaranya meningkatnya pemahaman peserta mengenai konsep dan implementasi KHGT, terpublikasinya gagasan-gagasan ilmiah mahasiswa terkait isu kontemporer ilmu falak, serta berkembangnya kemampuan presentasi dan diskusi akademik mahasiswa.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU dalam membangun tradisi keilmuan yang kuat, progresif, dan relevan dengan kebutuhan umat Islam global.
Melalui semangat Muharam 1448 Hijriah, mahasiswa Ilmu Falak FAI UMSU tidak hanya merefleksikan perjalanan kalender Islam, tetapi juga turut menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata untuk mewujudkan cita-cita besar penyatuan kalender Hijriah dunia sebagai salah satu instrumen penguat ukhuwah dan persatuan umat Islam internasional.









