Terengganu, Malaysia | 2 Muharam 1448 H / 18 Juni 2026 M
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan langkah penting dalam agenda internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, yang berlangsung di Glass Hall, Bangunan Canselori UniSZA, Terengganu, Malaysia, Kamis (18/06/2026).
Momentum bersejarah yang bertepatan dengan 2 Muharam 1448 Hijriah tersebut menjadi simbol penguatan hubungan akademik antara dua perguruan tinggi serumpun yang memiliki komitmen bersama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat global.
Yang menarik, dalam agenda strategis internasional ini, Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU turut mengambil peran penting sebagai bagian dari delegasi resmi UMSU yang dipimpin langsung oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd. Kehadiran FAI UMSU diwakili secara langsung oleh Dekan FAI UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zailani, M.A., sebagai representasi komitmen fakultas dalam memperluas jejaring akademik dan kolaborasi internasional.
Memperkuat Jejaring Akademik Serumpun
Penandatanganan MoU dilakukan oleh pimpinan kedua institusi sebagai bentuk kesepakatan untuk memperluas kerja sama pada berbagai bidang strategis, meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah internasional, pengembangan kurikulum, pelaksanaan seminar dan konferensi akademik, hingga program penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Acara diawali dengan penyambutan delegasi UMSU dan para mitra strategis, kemudian dilanjutkan dengan kehadiran jajaran pimpinan UniSZA yang dipimpin oleh Deputy Vice Chancellor UniSZA, Prof. TS. Dr. Shukor Bin Abd Razak, bersama pimpinan UMSU yang dipimpin oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd.
Dalam sambutannya, pimpinan UniSZA menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara kedua institusi. Menurutnya, kolaborasi perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan global melalui penguatan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
“Kerja sama lintas negara menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat internasional,” ungkapnya.
FAI UMSU Ambil Peran Strategis dalam Diplomasi Akademik Internasional
Kehadiran Assoc. Prof. Dr. Zailani, M.A. dalam delegasi resmi UMSU menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Agama Islam UMSU terus memperluas kiprah internasionalnya. Partisipasi aktif FAI UMSU dalam agenda ini sekaligus membuka peluang pengembangan program akademik berbasis kolaborasi global, khususnya dalam bidang studi Islam, pendidikan, falak, dan kajian keislaman kontemporer.
Melalui keterlibatan langsung dalam forum kerja sama ini, FAI UMSU berpeluang memperkuat implementasi program internasional seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi bereputasi internasional, serta pengembangan program akademik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat global.
Peran aktif FAI UMSU dalam agenda tersebut juga menunjukkan komitmen fakultas untuk terus mendukung visi UMSU sebagai universitas unggul yang berdaya saing internasional dan berkontribusi dalam pengembangan peradaban Islam modern.
Komitmen Bersama Menuju Kolaborasi Berkelanjutan
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan bagian dari strategi besar UMSU dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Menurutnya, hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan historis, budaya, dan keilmuan yang dapat menjadi fondasi kuat bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Kerja sama ini bukan hanya tentang hubungan kelembagaan, tetapi juga tentang bagaimana kedua universitas dapat berkolaborasi dalam menciptakan inovasi, memperkuat riset, serta menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan global,” ujarnya.
Membuka Babak Baru Kolaborasi Pendidikan Tinggi Asia Tenggara
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan akademik. Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol penghormatan dan persahabatan antara kedua institusi, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Kerja sama ini sekaligus menjadi pintu pembuka bagi sejumlah agenda akademik internasional lainnya yang melibatkan kedua institusi, di antaranya Kolokium Falak dan Kontemporari Islam, mesyuarat pengembangan program akademik, serta lawatan ilmiah ke Balai Cerap KUSZA yang berada di bawah pengelolaan East Coast Environmental Research Institute (ESERI) UniSZA.
Melalui penandatanganan MoU ini, UMSU dan UniSZA menegaskan komitmen bersama untuk membangun kemitraan akademik yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak global. Kehadiran aktif Fakultas Agama Islam UMSU dalam forum internasional tersebut semakin memperkuat posisi UMSU sebagai perguruan tinggi yang terus bergerak menuju universitas kelas dunia dengan jejaring kolaborasi yang semakin luas di kawasan Asia dan dunia.





